Saluran Distribusi

Bagian - Bagian Gardu Distribusi 20kV/380V

    Pada kesempatan kali ini, saya akan sedikit menjelaskan mengenai bagian dari saluran distribusi listrik sebagai penyaluran listrik ke konsumen/pelanggan. Namun sebelum itu, saya ingin menjelaskan sedikit mengenai apa itu gardu distribusi dan fungsinya.

  • Penjelasan
    Gardu Distribusi adalah gardu listrik tipe terbuka (out-door) dengan memakai konstruksi dua tiang atau lebih. Tempat kedudukan transformator sekurang-kurangnya adalah 3 meter di atas tanah dan ditambahkan platform sebagai fasilitas kemudahan kerja teknisi operasi dan pemeliharaan transformator dipasang pada bagian atas dan lemari panel (PHB-TR) pada bagian bawah. Gardu Listrik Tegangan Menengah PLN 20 KV adalah alat kelistrikan yang digunakan untuk menerima tenaga listrik dari jaringan transmisisebagai sambungan listrik PLN. Gardu Listrik ini memiliki panel yang berfungsi sebagai terminal PLN 20 KV yang dihubungkan ke terminal 20KV pada panel gedung. Transformator ini berfungsi untuk menyalurkan listrik dari jaringan transmisi 20 KV menjadi 380 V (3-Fasa) untuk pelanggan/konsumen skala bidang sosial, publik, dan rumah.
  • Bagian - Bagian


    Untuk menjelaskan bagian-bagian dari Gardu distribusi, kali ini saya menggunakan contoh saluran distribusi yang ada pada kampus Universitas Sebelas Maret, tepatnya di bukit arsitektur (depan gedung 2) Fakultas Teknik. Gardu ini adalah jaringan distribusi yang menghubungkan antara sumber transmisi 20 KV yang disuplay ke gedung 2.


Gardu portal distribusi adalah salah satu jenis konstruksi gardu tiang yang digunakan untuk mendistribusikan tenaga listrik. Berikut adalah bagian-bagian dari gardu portal distribusi:
  1. Isolator Piring dan Isolator Tumpu, Alat yang berfungsi untuk mengisolasi dan menghubungkan komponen-komponen lainnya.
  2. Lightning Arrester (LA), Alat perlindungan petir yang berfungsi untuk mengurangi dampak petir pada sistem distribusi listrik[1][5].
  3. Fused Cut Out (FCO atau CO), Alat pengaman yang dapat memutuskan aliran listrik jika terjadi gangguan atau kelebihan beban.
  4. Wiring Gardu atau Pengawatan Gardu, Bagian yang berfungsi sebagai penghubung antara transformator dan peralatan switching lainnya.
  5. Transformator, Alat yang berfungsi untuk mengubah tegangan listrik dari tinggi ke rendah atau sebaliknya.
  6. Jaringan Tegangan Rendah, jaringan yang disalurkan kepada pelanggan yang sudah diturunkan tegangannya menjadi 380 V/220 V.
  7. Tiang, Struktur utama gardu portal yang berfungsi sebagai penyangga transformator dan peralatan lainnya.
  8. Rangka Gardu, Bagian yang berfungsi sebagai penyangga dan penghubung antara komponen-komponen lainnya.
  9. Pipa Jurusan, Pipa yang digunakan untuk menghubungkan gardu portal dengan jaringan listrik lainnya.
  10. Lemari Panel/PHB-TR, Bagian yang berfungsi sebagai tempat pengaturan dan pengawasan aliran listrik.
    Dalam pengoperasian gardu portal, perlu diperhatikan beberapa hal, seperti jarak antar gardu, kualitas kabel, dan perawatan rutin untuk memastikan kinerja gardu yang optimal dan aman.
    Sekian tulisan kali ini, kurang lebihnya mohon maaf, terima kasih!!


Komentar