Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET)

Bagian - Bagian Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET)

    Pada kesempatan kali ini, saya akan sedikit menjelaskan mengenai bagian dari saluran transmisi listrik jarak jauh, yaitu Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET). Namun sebelum itu, saya ingin menjelaskan sedikit mengenai apa itu SUTET dan fungsinya.

  • Penjelasan

  Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi atau yang biasa dikenal dengan SUTET adalah sebuah Jaringan transmisi yang digunakan untuk proses penyaluran/distribusi energi listrik dari satu daerah ke daerah lainnya, yang besar tegangannya adalah 500 kV. Jenis saluran ini biasa digunakan untuk menyalurkan tegangan dari pusat-pusat pembangkit yang kemudian di step-up menjadi tegangan 500 kV, yang kemudian ditransmisikan ke pusat-pusat beban yang jauh. Tujuan dari transmisi tegangan tinggi ini adalah untuk mengurangi rugi-rugi yang dihasilkan. Rugi-rugi ini dapat berupa jatuh tegangan yang disebabkan oleh hambatan yang terdapat pada kabel transmisi. 

  • Bagian-Bagian

    Untuk menjelaskan bagian-bagian dari SUTET, kali ini saya menggunakan contoh saluran transmisi yang melewati desa pada SUTET yang terletak di Dk. Jarak, Kel. Tanjung, Kec. Nguter, Kab. Sukoharjo, Jawa Tengah. SUTET ini adalah jaringan transmisi yang menghubungkan antara Gardu Induk Kediri dan Gardu Induk Pedan.

     

    Berdasarkan gambar diatas, terdapat beberapa bagian-bagian inti dari sebuah menara SUTET berikut adalah penjelasan mengenai bagian-bagian sebuah SUTET.

  1. Menara Transmisi, yaitu sebuah struktir bangunan yang terbuat dari baja dan berfungsi sebgai penyangga. Menara ini memijliki tinggi sekitar 50 meter, bertujuan untuk memberikan jarak antara kabel SUTET dengan permukaan tanah karena kabel tersebut mengandung muatan listrik bertegangan tinggi yang dapat membahayakan.
  2. Lengan Pengait, yaitu media untuk tempat mengaitkan atau menggantungkan isolator kawat fasa serta tension clamp pada umunya berbentuk segitiga.
  3. Kabel Konduktor, yaitu kabel yang menghubungkan energi listrik dari gardu PLN pusat. Kabel ini mengandung muatan listrik yang bertegangan tinggi. Umumnya di Indonesia, jenis kabel yang dipakai adalah material Alumunium Alloy Conductor Steel Reinforced (ACCSR). Alasan digunakannya kabel jenis ini adalah material tersebut memiliki konduktivitas hingga 60%. Selain itu, kekuatan tariknya lebih kuat serta aman dari gangguan eksternal, seperti cuaca dan suhu.
  4. Isolator, yaitu bahan yang digunakan untuk menghambat aliran listrik dari konduktor ke menara. yang terbuat dari material polimer dan kaca yang handal dalam menghambat aliran listrik. Isolator ini memiliki valensi elektronnya terikat kuat dengan atom-atomnya. Fungsi lain dari Isolator adalah sebagai penyangga kabel konduktor
  5. Kawat Tanah, yaitu media pelindung kawat fasa dari petir yang terpasang di atas kawat fasa dengan sudut perlindungan kecil mungkin, karena petir bisa menaikkan resiko ancaman kebakaran. Untuk menyalurkan sambaran petir ke tanah lewat Tension Clamp, sehingga jika ada petir menyambar, tension clamp akan terbuang ke tanah lewat toner.
  6. Spacers, yaitu komponen yang digunakan sebagai pengatur jarak (pemisah) dua atau lebih pada tiap-tiap fasa. Tujuannya agar menjaga jarak antar konduktor dalam satu fasa tidak berubah dan tidak bertumbukan, karena adanya gaya elektromagnetik atau angin.

Sekian tulisan kali ini, kurang lebihnya mohon maaf, terima kasih!!

Komentar